Melia Propolis Untuk Menyembuhkan Kolera

Category : Melia Sehat Sejahtera
Melia Propolis Untuk Menyembuhkan Koleraby Andi MSSon.Melia Propolis Untuk Menyembuhkan KoleraMelia Propolis Untuk Menyembuhkan Kolera  – Penyakit taun atau kolera (juga disebut Asiatic cholera) adalah penyakit menular di saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakterium Vibrio cholerae. Bakteri ini biasanya masuk ke dalam tubuh melalui air minum yang terkontaminasi oleh sanitasi yang tidak benar atau dengan memakan ikan yang tidak dimasak benar, terutama kerang. Gejalanya termasuk diare, perut […]
Cara Daftar Jadi Agen Pulsa Murah

Melia Propolis Untuk Menyembuhkan Kolera  – Penyakit taun atau kolera (juga disebut Asiatic cholera) adalah penyakit menular di saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakterium Vibrio cholerae. Bakteri ini biasanya masuk ke dalam tubuh melalui air minum yang terkontaminasi oleh sanitasi yang tidak benar atau dengan memakan ikan yang tidak dimasak benar, terutama kerang. Gejalanya termasuk diare, perut keram, mual, muntah, dan dehidrasi. Kematian biasanya disebabkan oleh dehidrasi. Kalau dibiarkan tak terawat, maka penderita berisiko kematian tinggi. Perawatan dapat dilakukan dengan rehidrasi agresif “regimen”, biasanya diberikan secara intravena secara berkelanjutan sampai diare berhenti.

Melia Propolis Untuk Menyembuhkan Kolera

Kolera atau disebut juga Asiatic cholera atau penyakit taun merupakan penyakit di saluran pencernaan yang diakibatkan oleh bakteri Vibrio cholerae dan adalah salah satu penyakit yang bisa menular. Sederhananya adalah penyakit ini adalah usus kecil yang mengalami infeksi karena bakteri yang bernama Cholerae. Penyakit kolera juga disebabkan oleh sanitasi yang tidak bersih. Salah satu contoh adalah minum air yang tidak bersih atau makan ikan yang tidak dimasak dengan benar, khususnya kerang. Di beberapa daerah di Asia, Afrika, Amerika Latin dan Timur Tengah, wabah kolera biasanya menyerang anak-anak. Sedangkan di beberapa daerah lain bisa menyerang semua usia.

Gejala Penyakit Kolera

Penyakit kolera biasanya ditandai dengan gejala diare, perut terasa kram, muntah, mual dan dehidrasi. Nah, dehidrasi inilah yang bisa menambah parahnya penyakit kolera. Namun, sebelumnya, kita ketahui dulu beberapa gejala penyakit kolera yang perlu Anda ketahui juga:

  • Gejalanya muncul dalam waktu 1-3 hari seperti diare baik ringan atau berat setelah penderita terinfeksi bakteri. Namun, ada juga penderita yang tidak menunjukkan gejala-gejala seperti itu.
  • Diare ringan yang terjadi bisa dimulai dengan diare encer disertai muntah-muntah. Sementara itu, diare berat bisa mengakibatkan dehidrasi karena kehilangan cairan hingga 1 liter dalam 1 jam, rasa haus berat, penurunan produksi air kemih dan kram dan lemah otot.
  • Mata jadi cekung dan kulit jari-jari tangan menjadi keriput. Jika tidak segera mendapat penanganan maka bisa mengakibatkan syok, gagal ginjal dan koma.
  • Gejala menghilang selama 3-6 hari. Namun, beberapa penderita bisa menjadi pembawa bakteri ini, sementara yang lainnya benar-benar terbebas dari infeksi bakterinya.

Untuk diagonosis penyakit kolera bisa dilakukan dengan cara melihat gejala-gejala penyakit kolera yang terjadi dan untuk memperkuat diagnosis tersebut perlu dilakukan juga pemeriksaan ke dokter yakni dengan pemeriksaan apusan rektum atau contoh tinja segar.

Pengobatan Penyakit Kolera

Penderita penyakit kolera pasti akan mengalami kehilangan cairan. Oleh karena itu, harus segera ditangani dengan mengganti cairan yang hilang tersebut. Bagi yang sudah sampai ke tahap dehidrasi berat maka harus segera diinfus. Penderita juga harus diberikan antibiotik atau tetrasiklin yang bisa membunuh bakteri dan diare pun akan berhenti dalam waktu 2 hari. Jika tidak ditangani maka penyakit kolera bisa menyebabkan kematian, sebagai bukti 50% kasus kolera yang tidak ditangani memang menyebabkan kematian. Namun, yang paling baik memang adalah pencegahan. Maka dari itu, kita perlu mengetahui langkah-langkah apa saja yang bisa mencegah seseorang terjangkit penyakit kolera:

  • Lingkungan yang bersih khususnya soal pembuangan tinja. Pastikan air yang dipakai dan pembuangan tinja memenuhi standar.
  • Air harus dimasak terlebih dahulu sebelum diminum.
  • Pastikan makanan seperti sayuran, ikan dan kerang dimasak hingga matang, jangan mentah.
  • Bagi mereka yang tinggal dalam satu rumah dan harus memakai peralatan rumah yang sama dengan mereka yang terinfeksi penyakit kolera bisa diberikan antibiotik tetrasiklin.

Ya, memastikan kebersihan lingkungan dan apa yang dikonsumsi adalah cara terbaik untuk tidak terinfeksi bakteri penyakit kolera ini. Maka kita tidak heran jika di daerah kumuh sering terjangkit bakteri penyakit kolera. Tetapi, jika kita masih tetap terjangkit, segeralah menerima perawatan medis yang memadai. Dengan melakukan hal-hal yang telah disarankan di atas, semoga kita bisa terbebas dari penyakit kolera – yang kelihatannya sepele tapi ternyata bisa berakibat kematian.

Terapi Penyembuhan Penyakit Cholera Dengan Produk Melia Sehat Sejahtera

Penyakit Cholera adalah suatu infeksi serius yang menyerang usus. Sangat menular dan penularannya melalui air atau makanan yang terkontaminasi oleh kotoran penderita yang terinfeksi cholera.

Gejala-Gejala :

  • Diare hebat (kotoran penderita seperti air cucian beras), banyak lendir dan tidak ada ampas.
    Pada kasus yang berat cairan yang hilang bisa mencapai 20 liter / hari.
  • Muntah
  • Kejang Perut.
  • Dehidrasi (penderita merasa haus, bibir / lidah kering sedikit / tidak keluar air seni)

Komplikasi :

  • Shock /renjatan dan Kematian

Penyebab :

  • Infeksi pada usus yang disebabkan oleh bakteri Vibro Cholera.Epidemi cholera dapat terjadi pada daerah dengan kondisi lingkungan buruk dimana penduduk minum air yang tidak dimasak sampai mendidih, tidak mencuci tangan sesudah BAB atau sebelum menyiapkan hidangan atau pada keadaan gangguan distribusi air (seperti misalnya pada keadaan banjir, gempa bumi dll).
  • Lalat, kecoa dan tikus dapat menularkan juga yaitu dengan membawa bakteri dari kotoran yang terinfeksi ke makanan.

Untuk mencegah terjadinya dehidrasi atau shock maka segera minum oralit sebanyak 1 bungkus setiap kali BAB untuk mengganti cairan dan mineral yang hilang. Kemudian untuk menghentikan diare beri obat antibiotik sesudah itu berilah Melia Propolis 3 x 7 tetes perhari (dewasa) dan 3 x 3 tetes (anak) sampai diare berhenti karena Melia Propolis bersifat antibiotik dan antivirus alami.

 

Pemesanan Melia propolis asli Resmi Melia Sehat Sejahtera untuk membantu menyembuhkan mengobati Penyakit Kolera, silahkan KLIK DISINI.

Related Posts

Tinggalkan Balasan